Kolaborasi Dosen Ilmu Tanah, Kehutanan, dan Pertambangan dalam Pemberdayaan Pemuda Kelurahan Rua Menuju Masyarakat Tangguh Bencana
Sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan masyarakat, dosen dari Program Studi Ilmu Tanah, Kehutanan, dan Pertambangan berkolaborasi melaksanakan program pengabdian berjudul βPemberdayaan Kelompok Pemuda Kelurahan Rua Sebagai Upaya untuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh Bencana Berbasis Komunitas.β
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta fasilitas penunjang bagi kelompok pemuda dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya banjir. Dukungan pendanaan diberikan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai bentuk apresiasi terhadap inisiatif penguatan kapasitas masyarakat.
Tim Pelaksana Pengabdian
Program ini diketuai oleh:
-
Syarifullah Bundang β Program Studi Pertambangan, Fakultas Teknik
Dengan anggota:
-
Nurul Ainun Tangge β Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian
-
Fadly H. Tidore β Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian
Kolaborasi lintas disiplin ini memperkaya pendekatan yang digunakan dalam merespons tantangan kebencanaan secara komprehensif.
Rangkaian Kegiatan Pengabdian
Pengabdian ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pemuda Kelurahan Rua melalui beberapa kegiatan inti, meliputi:
1. Penerapan Teknologi GIS
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (GIS) digunakan untuk menyusun peta jalur evakuasi bencana banjir, sehingga masyarakat memiliki panduan visual yang jelas dan mudah dipahami ketika terjadi keadaan darurat.
2. Sosialisasi Mitigasi Bencana
Tim memberikan penjelasan mengenai potensi risiko banjir, langkah mitigasi, serta peran pemuda sebagai garda terdepan dalam membangun ketangguhan komunitas.
3. Pelatihan Penggunaan Peralatan Tanggap Darurat
Peserta memperoleh pelatihan langsung terkait penggunaan:
-
Handy Talkie (HT) untuk komunikasi lapangan,
-
Tandu evakuasi,
-
serta perangkat lain yang mendukung proses penyelamatan dan evakuasi warga.
Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membekali pemuda dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam situasi darurat.
Mewujudkan Komunitas yang Siap dan Sigap
Melalui sinergi keilmuan tiga program studi, pengabdian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunitas yang lebih siap, sigap, dan mandiri dalam menghadapi bencana. Pemuda Kelurahan Rua kini memiliki pemahaman yang lebih kuat, keterampilan yang lebih terasah, serta fasilitas yang memadai untuk mendukung upaya penyelamatan diri dan lingkungan sekitar.
Pengabdian ini menjadi contoh baik bagaimana perguruan tinggi hadir di tengah masyarakat, menghadirkan solusi nyata yang berdampak jangka panjang demi keselamatan dan keberlanjutan komunitas lokal.